POJOK-SAJAK

KONTEMPLASI

 

MUNGKIN ADA BAIKNYA JUGA, BILA MENJELANG TAHUN YANG BARU,

MEDITASI SEDIKIT, MERENUNG, MEMANDANG JIWA,

DI KEDALAMAN HATI.

AKH, APA YANG TELAH KUTINGGALKAN KEMARIN ?

MENOLEH KE BELAKANG, SERBA WARNA WARNI MEMPESONA

SEDANG DI DEPAN ADA BERJUTA JANJI MENYONGSONG

DENGAN KEDUA TANGAN TERBENTANG

OH SELAMAT DATANG SOBAT.

TUHAN MEMANDANG CURIGA : APALAGI SEPAK TERJANGMU BESOK WILLY ?

JAWABKU : BESOK AKU AKAN JADI ORANG BAIK, MAKA TUNTUNLAH

AGAR AKU TETAP DI JALAN TOL.

 

DIAM SEJENAK RUPANYA BERGUNA.

MENULIS DIAGRAM  ALIR PERISTIWA MEMBUAT PIKIRAN TERANG BENDERANG.

SENANDUNGKAN SYAIR LAGU ABADI TEMPO DULU, SEMISAL ENGELBERT HUMPERDINCK.

MENERBANGKAN INGATAN KEPADA SAHABAT DI SEBERANG SANA,

SEDERETAN MALAM PANJANG TANPA LELAH,

JIWA YANG TERANG, DEWI CINTA MENGINTAI.

 

HUJAN YANG PERTAMA DI KOTA KECIL

BAGAI BERKAH BAGI JIWA YANG KERING.

SEOLAH WAKTU TELAH BEGITU LAMA MEMENJARAKANKU,

HINGGA AKU LUPA BERHITUNG, SATU TAMBAH SATU ITU BERAPA.

LANTAS AKU MERINDUKANMU SEPERTI ANGIN MERINDUKAN

PUCUK PUCUK CEMARA

 

 

DALAM TARIKAN NAFAS PAGI YANG CERAH

SENDIRI DI RESTO ADALAH KESUKAANKU, SEPERTI UPACARA, ATAU SEBUAH RITUAL.

MENATAP LALULINTAS, MENCERMATI SETIAP GERAKAN

CUKUP MENGHIBUR HATI YANG GALAU

POLESAN-POLESAN CANTIK MEMPERDAYA, SENYUM MANIS TERBUNGKUK

ADALAH SARAPAN RUTIN

OH, KOTA PENUH BEDAK DAN LIPSTIK MANIPULATIF

SEMAKIN MEMPESONA DALAM HUJAN DI UJUNG TAHUN.

 

LAMUNAN TANPA RENUNGAN HILANG MAKNA.

DALAM KENANGAN, SEMUANYA TAMPAK INDAH MEMPESONA

LUPA BAHWA AIRMATA SUDAH TERLANJUR DIPERTARUHKAN

SOAL MENANG ATAU KALAH, MUNGKIN BELUM SAATNYA DIPERHITUNGKAN.

HANYA ADA SEBERKAS HATI

YANG AKAN LAMA BERSANDAR DI SINI.

 

MALAM SUDAH TURUN, HAMPIR MENYENTUH PAGI.

ADA HARAPAN-HARAPAN YANG SEGERA BANGUN DARI TIDUR,

SEBELUM AYAM BERKOKOK.

JELANGKAN HARI ESOK KARNA TUHAN MASIH DUDUK DI SINI

 

SOLO, penghujung 2000

Willy C. Wungo

KENANGAN  SEBUAH  LAGU

 

Kenangan

adalah bagai sebuah cermin

yang kadang kita kembali menatapnya.

Tengoklah ke belakang,

ke masa silam,

yang tak seorang pun kuasa menghapuskannya.

 

Menapaki usiaku yang ke–empat puluh,

ada begitu banyak kenangan indah masa lalu yang masih tersimpan utuh,

di sudut relung hati yang paling dalam.

 

Ada sahabat-sahabat yang pernah begitu dekat di hati,

yang telah berbagi cerita bersama sama,

melewati hari demi hari dalam litani romantika kehidupanku.

 

Tanpa kusadari,

dua puluh dua tahun telah berlalu begitu saja.

Hari ini,

sebuah lagu kembali dinyanyikan,

Masih tetap indah seperti dulu,

bahkan tak pernah lekang dimakan waktu

walaupun sudah dua puluh dua tahun berlalu.

 

Barangkali, aku ini makhluk yang sensitif

Karna acapkali, sebuah lagu

sanggup menghanyutkan aku kembali

kepada sebuah suasana, sebuah peristiwa,

tentang serangkaian kenangan masa lalu.

Dan, tiba-tiba saja aku teringat padamu, sahabatku.

 

Ketika lagu ini untuk pertama kalinya disenandungkan,

kita masih di es-em-a dengan segala keceriaan.

Hari ini, setelah begitu lama berlalu,

aku teringat kembali setiap detail peristiwa,

yang begitu manis dan indah,

hingga aku lupa………. sudah empat puluh usiaku.

 

Merpati Putih  yang begitu indah untuk disenandungkan,

begitu menggoda, sehingga aku selalu ingin menyanyikannya

pada setiap kesempatan.

Dan Angin Malam, dengan semerbak wangi bunganya,

mampu melambungkan Khayal-ku  tinggi ke awan.

 

Lagu yang indah tak pernah lekang dimakan waktu.

Sahabat-sahabat, juga tak pernah lekang ditelan Badai  kehidupan.

Meski telah dua puluh dua tahun berlalu,

lagu kenangan ini masih saja sanggup membangkitkan kenanganku

akan dirimu………………sahabatku.

 

Kepadamulah sahabatku…..lagu ini kubisikkan kembali,

BADAI PASTI BERLALU nya Chrisye.

Selalu di hati……………………sahabatmu  Willy Wungo .  

 

Jakarta,1999

Willy Wungo


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: