HUJAN

angin,
membawa aroma hujan
pada pucuk-pucuk cemara berdesir.
ketika tetes hujan jatuh dikeningmu,
kusentuh perlahan dalam hening.
bening.

april 2009, willy wungo

~ oleh Willy Wungo pada 29 April 2009.

10 Tanggapan to “HUJAN”

  1. basah dooong… knape gak dipayungin, biar bise ngelus-ngelus ye…

  2. basah semua-nya, atas bawah luar dan dalam…hihihi

  3. wow… sederhana dan cantik

  4. maaf baru berkunjung Om… chiw kudu bolak balik malang – sby terus neeeh…

  5. oh ya ? lagi ada kegiatan apa nih shg bolak-balik sby-mlg chiwi ?
    yang penting tetap sehat, ceria dan bahagia ya..ok ? salam

  6. so sweet..

  7. thank’s Ika… You’re so sweet too, my dear

  8. Hello my friend.
    It’s me from Jakarta Spa visiting you again to cheers you…

  9. Thank’s for visit my blog..

  10. Terima kasih kepada Bapak Kepala Negara atas kunjungannya ke “negeri” kami,hehehe…

    Tertanda: Corps Diplomatik Republik Pendosa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: