ABOUT MY WORK

Saya berprofesi sebagai tukang insinyur, yang kerjaannya adalah merancang (mendesign) kehandalan struktur/konstruksi suatu bangunan. Bangunan yang dimaksud di sini bisa berupa rumah tinggal bertingkat, ruko, gedung bertingkat sedang maupun bertingkat banyak, bangunan industri, pabrik, jembatan, menara-menara transmisi maupun pe-el-en, lapangan-terbang, pelabuhan dan lain sebagainya.


Ketika teknologi informasi dan media komunikasi dengan segala perangkatnya berkembang sedemikian pesat akhir-akhir ini, sungguh telah banyak menunjang dan membantu pekerjaan saya. Komputer terutama, dengan kecanggihan kecepatan serta kapasitas yang semakin memukau sudah menjadi “alat-perang” wajib bagi para insinyur. Software yang semakin banyak membantu peng-operasi-an juga sudah menjadi “gear” nya para insinyur dalam perangnya.
Berikut adalah beberapa “alat-perang” yang saya miliki dan kurang afdol kalau tidak memilikinya.

  1.  Komputer sebagai stasiun utama segala kegiatan dengan kecepatan tinggi, memori paling tidak 2 GHz, RAM 2 Ghz, kapasitas tampung data minimal 100 Gb.
  2. Printer berwarna
  3. Scanner
  4. Facsimile
  5. Mesin Fotokopi
  6. Untuk softwarenya :
  • Sebagai perangkat bantu untuk memudahkan pekerjaan perhitungan struktur, saya fans berat StaadPro keluaran dari Research Engineer. Sebuah software untuk melakukan perhitungan analisa struktur sekaligus dapat melakukan “design”, baik untuk beton, baja, aluminium, kayu maupun yang komposit.
  • Software untuk melakukan pekerjaan gambar yang saya pilih adalah Autocad. Hasil perhitungan struktur saya tuangkan ke dalam gambar konstruksi. Baik sebagai gambar usulan, perencanaan awal maupun untuk gambar tender.
  • Microsoft Office, yang paling banyak saya pakai adalah aplikasi dari Word, Excel, Power Point. Excel saya pakai untuk melakukan perhitungan-perhitungan yang bersifat rutin, atau untuk mengedit output dari StaadPro. Word saya gunakan untuk membuat Laporan atau Calculation Notes. Sebagai basis untuk menulis ocehan-ocehan ilmiah dengan segala macam peraturan dan pemikiran filosofi terhadap bangunan yang sedang dirancang. Power Point untuk membuat presentasi kalau kliennya butuh.
  • Adobe Acrobate Reader, dipakai sebagai finishing-touch (PDF files) terhadap Laporan atau Calculation Notes. Di sini Hasil Pekerjaan dari StaadPro, Autocad, Excel dan Word di gabung menjadi sebuah tumpukan laporan perhitungan struktur yang lengkap, dan siap untuk dipergunakan sebagai bahan presentasi, untuk berita acara penagihan fee atau untuk mengurus ijin bangunan (IMB).
  • Jaringan Internet. Yang ini kudu punya setelah media komunikasi ini sekarang berkembang dengan begitu pesat. Digunakan untuk mencari “informasi baru” dari para pakar konstruksi se-dunia. Dan yang paling penting adalah, saya bisa saling mengirimkan atau menerima hasil/produk pekerjaan ke mana pun dengan sangat cepat. Jadi tidak perlu lagi jasa kurir atau harus ketemu dengan kolega. Enak banget.
    Jaman sekarang ini, semua jadi serba mudah gara-gara ada fasilitas-fasilitas yang mengagumkan dari teknologi informasi, media komunikasi.

Contoh, saya sering mendapatkan pekerjaan design struktur, tapi tidak harus ketemu dengan orangnya. Hehehehehe….. suatu hari saya di telpon seorang klien, menawarkan sebuah pekerjaan design struktur. Ok, saya siap. Tolong kirimkan gambar perencanaan Arsitekturnya. Beberapa menit kemudian, ada email masuk yang memuat gambar arsitektur dari bangunan yang dimaksud (dengan format file autocad *.dwg). Setelah di download, saya pelajari, terus saya buatkan fee quotation-nya dengan MS-Word, kemudian saya kirim dengan e-mail ke klien. Satu tahap selesai. Besoknya saya mendapatkan jawaban bahwa penawaran saya diterima, dan berarti pula pekerjaan saya segera dimulai.

TAHAP PEMODELAN STRUKTUR

Duduk di depan computer, mulailah pekerjaan saya menterjemahkan gambar arsitektur ke dalam model matematis struktur menurut kaidah-kaidah yang dapat dimengerti oleh mekanika teknik. Model matematis yang saya buat adalah berdasarkan pengalaman-pengalaman saya sebagai seorang perancang sekaligus mengandalkan ilmu-ilmu dasar mekanika teknik yang sudah saya pelajari selama ini. Model matematis ini selanjutnya di masukkan ke dalam program StaadPro. Kemudian saya suruh StaadPro melakukan analisa nya. Wop…….tidak sampai 1 menit, dia sudah berhasil menghitung model yang saya masukkan. Luar-biasa sekali. Seterusnya saya lakukan pengkajian terhadap output-nya, sebelum mulai memasukkan perintah-perintah untuk melakukan tahap “design/perencanaan”. Staadpro untuk seteerusnya juga dengan piawai-nya melakukan design saya perintahkan. Output design itu saya kaji kembali, mana yang perlu di perkuat atau mana yang dapat di optimasikan.

TAHAP DRAWING
Hasil pekerjaan dari StaadPro saya tuangkan dalam gambar sederhana (saya suka beri istilah “sketsa”). Sketsa ini saya kirim ke klien untuk minta persetujuan, sekaligus meminta “pembayaran uang muka”. Hehehe…..tahap ini yang paling sedap……….kirim nomor rekening bank. Transfer terjadi, browse ke klikbca, cek saldo, oh sudah masuk itu duit.
Gimana kalau klien kita ngemplang, gak mau bayar ? Segeralah berdoa, bangunannya kelak ditimpa banyak masalah, sehingga ujung-ujungnya mau tidak mau dia telpon kita lagi….hahahahaha.
Tahap berikutnya, melakukan finishing-touch terhadap design dan gambarnya. Kali ini gambar dikerjakan oleh drafter yang memang sudah jago menggambar. Kirim sketsa saya ke drafter, dengan penjelasan-penjelasan selengkapnya. Go ahead……….
Selesai gambarnya, saya periksa kembali. Kalau sudah ok, dicetak di atas kertas A.3, di masukkan dalam amplop, kirim via TIKI-ONH.

TAHAP CALCULATION NOTES
Sembari tunggu approval dari klien, saya buatkan Calculation-Notes-nya dengan Adobe Acrobate Reader. Selesai itu, kirim pakai internet ke klien sebagai informasi. Di darat, saya jilid Cal-note dengan performance yang apik terus kirim ke klien pakai TIKI-ONH juga.
Selesai sudah pekerjaan saya sampai tahap ini, sekali lagi jika sudah dapat Approval klien, giliran tunggu transfer untuk pembayaran akhir.
Tidak pernah ketemu muka sama sekali dengan beliau (klien), sungguh…..
Saya baru ketemu klien saya pada saat tahap construction, di lapangan. Kebetulan saya juga memberikan ekstra services berupa site-visit selama pembangunan kepada klien saya. Nah baru jabat tangan tuh saya dengan beliau, sambil kita ketawa hahahahaha……
Itulah hasil kemajuan teknologi masa kini.
Sungguh saya sangat menikmati kemajuan teknologi ini, dan merasa sangat terbantu dengan kemajuan ini. Bayangkan, 20 tahun yang lalu ketika saya masih jadi insinyur-ingusan (demikian istilah dari dosen saya Ir..Pramoedji), saya harus bersusah payah menemui klien di ujung Jakarta, menghitung struktur dengan menggunakan kalkulator, table, buku panduan dan segala perangkat lainnya. Membuat skets dengan pinsil dan penggaris. Kalau keliru, hapus pakai penghapus. Kalau sudah di gambar pakai raphido, yah disobek lagi. Nyusahin banget kayaknya yah…tapi tetap saja enjoy pada waktu itu.

STRUCTURAL ENGINEER
Apa sih kerjaan structural engineer sebetulnya ?

Structural engineer atau tukang hitung struktur, pekerjaan utamanya adalah menghitung kekuatan dari sebuah bangunan, agar cukup kuat, aman dan ekonomis sesuai dengan fungsinya dan memiliki nilai estetik. Kuat dan aman dalam arti kuat dan aman bila dibebani oleh berbagai beban yang dikenakan pada bangunan. Istilah kerennya untuk structural engineer bisa juga disebut sebagai konsultan struktur.
Dan secara luas perencanaan struktur dapat diartikan sebagai penterjemahan dari sebuah konsep, baik itu berupa konsep perencanaan dari gambar arsitektur maupun dari bentuk bangunan yang ada dalam imajinasi/benak sang pemilik proyek (owner). Seorang perencana struktur dengan intuisinya, dengan daya kreasinya, dan didukung dengan pengetahuan mekanika teknik yang memadai harus menterjemahkan konsep tersebut ke dalam bentuk/model matematis untuk dapat
dianalisa. Untuk membuat suatu model matematis, perencana struktur harus mampu pula melakukan asumsi-asumsi berikut penyederhanaan yang akurat, masuk akal dan bisa diterima sebagai suatu model matematis yang dapat dianalisa. Dengan demikian, asumsi dan konsep penyederhanaan serta pemodelan struktur dari seorang perencana menjadi suatu titik yang sangat penting di dalam analisa dan perencanaan struktur.

Jadi sesungguhnya, pengalaman selama jadi ahli konstruksi menjadi penting untuk membangun intuisi, serta dalam pengambilan asumsi-asumsi. Itulah yang membedakan seorang insinyur ingusan dengan seorang insinyur dengkotan.

Tanggung jawab moral seorang perencana struktur adalah sangat besar porsinya, karena hasil pekerjaannya melibatkan resiko, baik resiko kerugian materi bagi pemiliknya (jika bangunannya ambruk) maupun lebih parah lagi apabila bangunan ambruk terus menelan korban jiwa penghuninya.
Masyarakat pada umumnya belum memahami dan menghargai keberadaan tukang insinyur semacam ini. Bisa kit lihat bahwa pemilik bangunan acapkali cenderung lebih berani mengeluarkan uangnya untuk membiayai segi keindahan bangunan. Mereka siap dan tidak segan-segan membayar mahal seorang arsitek terkenal untuk membuat bangunannya menjadi sedemikian bagus di pandang mata. Atau merogoh kantong lebih dalam lagi untuk membuat tatanan ruangan nya dengan interior yang super lux, tapi mereka segan untuk membayar dengan “pantas” hasil pekerjaan seorang insinyur yang telah bersusah payah memikirkan keselamatan nya apabila terjadi pembebanan yang mungkin berlebihan, atau lebih serius lagi jika terjadi gempa bumi. Seperti yang pernah saya tulis dalam posting terdahulu mengenai “ Jangan Ambil Resiko”, pemilik bangunan segan untuk membeli seikat besi beton tambahan daripada membeli kloset yang harganya beberapa juta rupiah. Sungguh memprihatinkan.
Ketidak-tahuan atau ketidak-pahaman masyarakat awan memang perlu dimaklumi, karena pengetahuan yang sangat terbatas mengenai kekuatan struktur.
Oleh karena itu melalui tulisan ini (mudah-mudahan banyak dibaca), saya secara moral ingin meng-sosialisasi-kan sedikit pengetahuan tersebut. Mudah-mudahan bermanfaat.
Mengacu kepada gempa yang sudah terlanjur terjadi di Aceh, Nias dan Yogya beberapa waktu yang lalu, telah menggugah saya untuk mewartakan kabar tentang kesalahan konstruksi pada banyak bangunan-bangunan yang telah berdiri di Indonesia. Jakarta sendiri penuh dengan bangunan-bangunan pencakar langit. Namun sampai hari ini belum teruji oleh gempa berkekuatan tinggi. Kita tidak tahu apa yang terjadi apabila suatu ketika Jakarta diguncang gempa seperti di San Francisco. Kita tunggu dan buktikan saja apakah semuanya masih mampu berdiri tegak ?

 

~ oleh Willy Wungo pada 28 Desember 2008.

7 Tanggapan to “ABOUT MY WORK”

  1. Tulisan yang sederhana, lugas dan menarik.
    Dapat dijadikan pedoman bagi ‘tukang insinyur’ yang ingin mendalami profesi
    Sebagai perencana struktur…
    Good luck pak Willy.

  2. Emang bener pak Willy….
    Saya sebagai CAD Drafter freelance juga biasa begitu cara kerjanya. Kalo pak Willy kelebihan order, bolehlah saya menumpang mandi… hehe maksudnya menerima order dari Bapak juga.
    Terimakasih sudah membaca komentar saya..

    ******ww*******
    boleh…boleh…nanti kita bisa bekerja sama

  3. Nambah lagi pak Willy,
    Kalo Bapak biasa design struktur utk ruko gitu jatuhnya berapa /m² ?
    Saya kerja di developer, siapa tahu nanti butuh structure engineering kayak bapak kan bisa kita kerjasama….
    Makasih.

    ******WW******
    boleh, untuk fee saya sudah kirim ke email anda. terima kasih

  4. Pak Wily, dalam waktu dekat saya akan mendesain bangunan rumah 3 Lantai dengan luas 600 m2(2 lt+1basement). Bisa minta tolong diinfokan, berapa biaya design strukturnya?
    Terimakasih.

    ********ww********

    ok budi. nanti saya email saja ya. makasih

  5. pak will
    apakah pak will punya contoh perhitungan tower rangka baja,
    mgkn bisa d share p’?
    trima kasih sebelumnya…

    ***********ww***********
    saya tidak punya..

  6. NICE POST

    ***********ww***********
    THANKS

  7. Dear Pak Will,

    Saya sedang mencari referensi anstruk rumah tinggal 2 lantai dengan bantuan Staad Pro. Maklum tuntutan tugas kuliah Pak, rencana awal mau pake SAP/Etab tp sudah umum dikalangan mahasiswa. Saya tertarik dengan Staad karena hasil penyajian hasil outputnya yang lebih apik. Kalau boleh mohon share nya Pak. Terimakasih sebelumnya.
    Best regards.

    ***********ww**************
    ok nanti saya kirim ke email anda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: